Beranda Politik UAS Diserang dengan Berbagai Berita Negatif

UAS Diserang dengan Berbagai Berita Negatif

12
0


COBLOS.net – Masa tenang Pemilu 2019 diharapkan dapat menjadi momentum untuk pendewasaan diri bagi masyarakat dalam berdemokrasi. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani meminta semua pihak menjaga kesejukan menjelang hari pencoblosan pada Rabu (17/4).

Ahmad Muzani menyebut, menjaga kesejukan di masa tenang merupakan bagian dari proses pendewasaan demokrasi di Indonesia. “Kami berharap masyarakat menjadikan masa tenang ini sebagai upaya untuk pendewasaan bagi demokrasi kita di masa mendatang,” kata Muzani kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/4) malam.

Di sisi lain, Sekjen Partai Gerindra itu mengaku risau dengan berbagai laporan yang didapatkannya. Hal itu terkait peretasan nomor telefon seluler milik sejumlah tokoh yang berafiliasi kepada paslon nomor urut 02. Hingga kini pihaknya tidak mengetahui siapa pelaku peretasan itu. Dia meminta tindakan ilegal itu dihentikan.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani meminta hentikan serangan negatif terhadap tokoh yang mendukung Prabowo-Sandi. (Jawa Pos Photo)

“Peretasan yang dilakukan terhadap tokoh yang berafiliasi terhadap paslon 02 sangat merugikan kami karena peretasan itu menganggu privasi kawan-kawan yang sedang berjuang untuk menegakkan demokrasi yang baik,” imbuh dia.

Selain itu Muzani juga menyoroti upaya mendegradasi sejumlah tokoh yang secara terbuka menyampaikan dukungan kepada paslon nomor urut 02. Kasus yang dialami Ustad Abdul Somad (UAS) misalnya, tokoh agama asal Riau itu diserang dengan berbagai berita negatif setelah terang-terangan bertemu Prabowo Subianto.

“Kami merasa ada upaya degradasi terhadap para tokoh yang mendukung kami. Dilakukan upaya fitnah yang keji. UAS diserang dengan berbagai berita negatif. Kami mohon untuk dihentikan karena itu bukan tindakan produktif di masa tenang ini,” pungkasnya.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here