Beranda Politik Pemilu di Sampang Diwarnai Celurit dan Penembakan, Wiranto: Itu Biasa

Pemilu di Sampang Diwarnai Celurit dan Penembakan, Wiranto: Itu Biasa

8
0


COBLOS.net – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan, kericuhan proses pemungutan suara yang terjadi di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura merupakan hal biasa. Wiranto mengaku secara umum proses Pemilu 2019 berjalan lancar.

“Itu biasa, satu dua masalah. Tapi bukan masalah besar,” kata Wiranto ditemui di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura ini menyebut, hasil informasi yang ia terima tidak banyak masalah. Menurutnya, secara umum proses pemungutan suara berjalan lancar.

“Pelaksanaannya bagus, dari daerah saya monitor semuanya berjalan lancar bagus, memang surat suara ada yang rusak belum sampe di daerah, ini masalah teknis, tapi secara umum yang masuk ke saya pelaksanaannya bagus,” ucap Wiranto.

Kendati demikian, masyarakat diminta menunggu hasil real count KPU terkait hasil keseluruhan Pemilu 2019. “Kita lihat saja, saya katakan bahwa jangan ada yang prematur. Kecenderungannya seperti itu, masyaarakat tetap tenang, tunggu perhitungan yang real kan begitu,” tegas Wiranto.

Sebelumnya, terjadi kericuhan yang disebabkan perebutan menjadi saksi dari salah satu calon legislatif dari Partai Hanura di Sampang, Madura. Kericuhan itu pun mengakibatkan seorang warga ditembak. Hal ini pun dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Kejadian tersebut sekitar pukul 09.45 WIB, di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Sampang. Terjadi perampasan mandat saksi Pileg Sampang dari caleg Hanura Dapil IV, Farfar dilakukan oleh kelompok Muara Cs yang berencana akan mengambil mandat saksi,” ucap Barung, Rabu (17/4).

Reporter: Ridwan

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here